Mengendarai Mobil Melalui Jalan Basah

Saat ini merupakan musim hujan, sebaiknya tetaplah berhati-hati mengendarai mobil. Sering sekali ditemukan jalan yang tergenang air sehingga membuat mobil menjadi slip.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari slip saat melintasi jalan berair dan licin, antara lain :

slippery_when_wet_signs.jpg

Periksa ban secara rutin.
Periksalah kondisi ban mobil Anda setiap akan pergi, periksa tekanan apakah sesuai dengan yang disarankan, periksa juga alur permukaan ban Anda untuk memastikan ban cukup kuat untuk mencengkram jalan dan tidak melayang di atas air.

Kurangi kecepatan.
Pada saat hujan, air yang bercampur dengan oli di permukaan jalan akan jalan menjadi licin dan ban mudah slip. Saat seperti ini, kurangilah kecepatan mobil Anda karena alur ban lebih banyak akan bersentuhan dengan permukaan jalan dan daya cengkeramnya akan lebih baik.

Belajar bagaimana mengatasi slip.
Slip bisa terjadi bahkan pada pengemudi yang paling hati-hati sekalipun. Jika mobil Anda mulai tergelincir, jangan menginjak habis rem Anda dan jangan pompa rem bila mobil Anda di lengkapi anti-lock braking system (ABS). Tekanlah pedal rem perlahan dengan pasti dan arahkan kemudi sesuai arah slip mobil (jangan melawan alur slip).

Jaga jarak dengan mobil di depan.
Mengemudi di cuaca hujan dan membuat pandangan kurang serta rata-rata semua orang ingin cepat sampai ke tujuan terutama pengendara motor. Hindari terlalu dekat dengan kendaraan lain, nyalakan lampu bila perlu namun jangan gunakan lampu hazard karena lampu ini sebenarnya hanya berfungsi pada keadaan darurat.

Ikuti arah mobil di depan Anda.
Bila pandangan Anda benar-benar tidak jelas, ikuti arah mobil di depan Anda, jangan sering menggunakan rem karena akan membahayakan pengemudi di belakang Anda.

Persiapkan perjalanan Anda dengan baik.
Bila hujan terjadi sebelum Anda pergi, hati-hati sepatu Anda juga ikut basah sehingga memungkinkan penginjakkan pedal akan licin. Jangan lupa periksa lampu-lampu mobil Anda agar berfungsi dengan baik.

Hujan lebat? berhenti saja!
Hujan yang lebat akan membebani penghapus kaca (wiper), sehingga kaca depan selalu tertutup air. Bila pandangan ke depan sangat terbatas sehingga Anda tidak bisa melihat batas-batas jalan ataupun kendaraan-kendaraan yang lain, itu tandanya Anda harus meminggir dan berhenti sampai hujan reda. Carilah tempat peristirahatan atau tempat-tempat aman lainnya. Kalau Anda terpaksa berhenti di pinggir jalan, berhentilah ke pinggir sekali. Hidupkan lampu depan dan lampu hazard untuk membuat pengemudi-pengemudi lain lebih waspada.

Hujan awal membuat jalan sangat licin.
Bila hujan baru saja turun, biasanya jalan menjadi sangat sulit dikuasai karena lumpur dan minyak di jalan yang kering kini bercampur dengan air dan membentuk lapisan yang sangat licin. Pengemudi harus lebih waspada pada keadaan ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s