P3K vs Safety Performance Pertambangan

Kecepatan & ketepatan penanganan korban saat terjadi kecelakaan dalam dunia pertambangan akan sangat menentukan performance safety di suatu company terutama di Indonesia.

Coba bayangkan bila di suatu perusahaan tambang terjadi kasus tersedak (sumbatan jalan napas) yang sebenarnya hanya diperlukan tindakan sederhana seperti Heimlich manuevere atau tepukan punggung dengan cara yang tepat masalah tersebut bisa teratasi, namun karena tidak ada orang disekitarnya yang mampu menangani sehingga karyawan tersebut kehabisan napas atau bahkan meninggal dunia, hal ini menjadi sangat konyol dimana bila dibandingkan biaya yang dikeluarkan untuk membuat training P3K terhadap para karyawan dibandingkan dengan kerugian yang akan timbul diakibatkan kecelakaan tersebut..

Kasus lain…

Seorang sopir Dump Truck mengalami kecelakaan, kendaraan yang dioperasikannya rebah, si sopir mengalami benturan di kepala/ trauma tumpul, kemudian datang teman – teman si sopir untuk menolong, tanpa melakukan penilaian (patient assesment) terlebih dahulu si korban langsung dikeluarkan dari kendaraan yang rebah dan digotong ramai-ramai, padahal korban mengalami trauma tumpul dikepala dan ada dugaan patah/ retak tulang leher (Spinal Injury), seharusnya si korban hanya mengalami cidera ringan atau sedang, namun karena proses evakuasi yang kurang baik berakibat cidera yang malah semakin parah…

Dari contoh kasus diatas dapat kita simpulkan pada banyak kasus kecelakaan dimana proses penanganannya tidak dilakukan dengan benar akan berpotensi menyebabkan cidera korban yang semakin parah, bila kita coba menghitung biaya untuk membuat training P3K untuk 30 orang karyawan dari provider terkenal berkisar pada Rp. 30 juta namun kerugian yang diakibatkan salah penanganan korban kecelakaan bisa jauh lebih besar dari angka tersebut.

Kita ketahui bersama bahwa kecepatan penanganan kecelakaan akan menentukan status cidera korban (chain survival), korban kecelakaan dengan status ringan akan menjadi berat bila tidak ditangani dengan segera seperti terjadinya kasus pendarahan atau patah tertutup menjadi patah tulang terbuka.

Pemerintah telah memberlakukan regulasi tentang kewajiban setiap perusahaan untuk melakukan training P3K untuk karyawannya (pasal 28/29 ; Pendidikan & Latihan, Kepmentamben n0.555K th.1995)

Advertisements

One thought on “P3K vs Safety Performance Pertambangan

  1. Menarik pak tulisan di atas… klw boleh tw ada cntoh skripsi mengenai Safety hauling road ga….??? klw ad bisa minta ga pak.. tolong kirim ke email saya pak…

    terima kasih sebelumnya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s