Liason Officer @ IFRC

They’re beautiful..Sexy…&  Professional….
Begitulah beberapa persepsi tentang LO pada pelaksanaan IFRC, konsep menggunakan LO sebagai penghubung tim peserta IFRC diperkenalkan sejak IFRC ke 10 di Total E & P pada tahun 2006, dan sampai saat ini konsep tersebut masih dipertahankan. Keberadaan LO merupakan bumbu pemanis yang selalu ditunggu setiap tim peserta, setiap tahun para peserta menunggu dengan antusias undian yang diselenggarakan EO apakah mereka akan mendapatkan LO yang baik atau tidak (baik dalam artian Profesionalitas)

Tidak dapat dipungkiri, keberadaan LO yang cantik diantara para lelaki keras (Rescuer) tentu akan menghadirkan persepsi baik positif maupun negatif..yaa namanya juga lelaki, ada gadis cantik didepan mata tentu akan ada usaha-usaha pendekatan secara personal, yang kadang-kadang mengakibatkan sedikit guncangan pada hubungan antar pesonil tim.

Lima kali mengikuti IFRC membuat saya cukup memahami cara kerja dan tabi’at para LO serta hubungannya dengan tim, pada IFRC tahun ini di Berau, sebagai tuan rumah, saya berusaha memberikan sedikit pengertian tentang bagaimana berhubungan dengan tim kepada para LO, salah satu nya adalah: bila LO bisa bersikap Profesional dan baik terhadap para tim maka tim kan memperlakukan LO nya dengan sangat baik, lebih dari yang para LO harapkan, tapi bila LO nya tidak profesional, maka bisa jadi salah satu kondisi terburuk tim akan meminta ganti atau malah mengembalikan LO kepada panitia penyelenggara…kasian kan.Read More »

Advertisements

New Scenario Mass Casualty Response, IFRC 14

SCENARIO

There is a jobsite bus that is returning from downtown area that has six jobsite workers and one wife and small child on the bus. The bus has been to the football competition in downtown where PTBC Football Team has just won the competition. Citizens in the community are all excited and out in the road cheering between downtown and jobsite as the team and spectators return home.

The bus rounds a sharp curve in the road where it meets a motorcycle driver in the middle of the road. The bus driver swerves to miss the motorcycle in the road and hits another motorcycle driver and his passenger on the side of the road, and then run over an embankment and where the bus catches fire once it impact the small ravine bottom.

There is a small fire and two of the bus occupants put the fire out with three portable fire extinguishers. The fire was confined to the engine area; however, two of the bus occupants are burned while putting out the fire. Heavy smoke filled the bus initially; however, once the First Responders arrive the fire is out and the smoke has cleared. All the occupants of the bus are chocking from the acrid smoke that had filled the passenger compartment on the  bus

INJURIES

1st Pt—

•Motorcycle Driver- Lying prone position with head turned to the right side. Laceration to the forehead and lower left leg is server angulated. VS. Decreased Level of Consciousness ( LOC ) BP 140/90  P 122 R 26  Skin Temp Warm Moist  Skin Color Cherry Red

2nd Pt—

•Motorcycle Passenger—- Lying-in supine position. No movement at all. Patient is unconscious VS. BP 110/86   P  68 R  12  Skin Temp Cool  Skin Color Pale

3rd Pt—

•Bus Driver —– Pt is sitting up in driver seat with severely angulated neck, VS. BP 0 P 0 R 0  Skin Temp Cool  Skin Color Cyanotic

4th Pt—

•Bus Occupant–Standing in road with burned arm and hands. Partial thickness burn covers both hands. Pt is coughing forcefully.  VS.  BP 136/88  P 130  R 26  Skin Temp Warm  Skin Color Pink

5th Pt—

•Bus Occupant –Standing in road with burned both hands. Full thickness burn covers both hands. VS.  BP 130/90  P 136 R  28  Skin Temp Warm/Moist  Skin Color Red

6th Pt—

•Bus Occupant (Wife)– Lying on ground face covered in blood with head wound. Pt is conscious but confused and combative. Has pain in right upper arm with angulations of right arm at the elbow. Pt is coughing forcefully VS.  BP 140/90 P 85 R 36  Skin Temp Warm Skin Color Red

7th Pt—

•Bus Occupant (Small Child) –Sitting on the bank with no obvious sign of injuries only coughing forcefully VS. BP 100/sys P 100 R 28 Skin Temp Warm Skin Color Cherry Red

8th Pt—

•Bus Occupant– Lying in ravine with pain in lower legs. Patient has no feeling in his feet when ask to wiggle his toes coughing forcefully. VS. BP 100/80 P 95 R 24 Skin Temp Warm  Skin Color Red

9th Pt—

•Bus Occupant—Sitting on bank coughing forcefully. Sever pain on respirations in the left side of chest. Bruising in chest area with pain on palpation.  VS.  BP 100/70  P 132 R 38 and labored  Skin Temp Cool Moist Skin Color Pale

10th Pt—

•Bus Occupant—Elderly Man sitting in bus with extreme chest pain. Patient tells crew he has taken three nitroglycerins with no relief. He has head wound with bleeding on right cheek. Patient is coughing forcefully and has trouble catching his breath he says.  VS. BP 88/40   Pulse 45 Irregular  R 36  Skin Temp Cool Moist  Skin Color Cyanotic

 

New Scenario Motor Vehicle Accident, IFRC 14

Day Four (4) – Motor Vehicle Accident (MVA)

Challenge 02 : Monday, 19 September 2011

  • Seorang operator kendaraan ringan (LV) sedang menuju Samburakat Fire Ground untuk membawa peralatan (TEA) challenge
  • Ketika berada di lokasi kegiatan Indonesian Fire & Rescue Challenge Ke 14 , tanpa diketahui sebabnya tiba-tiba kendaraan tersebut menabrak wheel grader yang sedang meratakan tanah di area tersebut sehingga menyebabkan satu (1) operator kendaraan ringan dicurigai mengalami cedera tulang belakang, dan operator grader tidak sadarkan diri (suspected heart attack)

Penilain termasuk namun tidak terbatas pada:

  • Apakah Kapten Tim memastikan lokasi aman dan melakukan scene size up sebelum melaksanakan pekerjaan
  • Apakah Kapten Tim melakukan pembagian tugas kepada anggotanya sebelum memulai pekerjaan
  • Apakah korban diberikan pertolong yang sesuai dengan protokol IFRC
  • Apakah proses ekstrikasi korban dilakukan dengan selamat
  • Menyerahkan korban-korban ke Tim Medis – Ambulance, termasuk Injury, Illness, Treatment Report Form

“Pesona” Susan Boyle

Pengamat musik ternama, Simon Cowell, dan banyak penonton lainnya boleh saja tertawa, meremehkan, dan mencemooh. Itulah agaknya yang terjadi ketika Susan Boyle tampil di atas panggung acara Britain’s Got Talent. Ini adalah ajang pencarian bakat penyanyi versi Inggris, Sabtu (11/4), yang ditayangkan televisi Inggris.

Boyle adalah perempuan berusia 47 tahun dengan tubuh gemuk. Dia beralis tebal seperti Leonid Breznev dan berparas biasa-biasa saja. Dandanannya pun sederhana. Pokoknya sangat jauh dari gambaran calon idola yang biasa muncul di tayangan-tayangan televisi mana pun.

Perempuan asal Blackburn, gabungan beberapa desa di wilayah Wesy Lothian, Skotlandia, itu memang muncul seperti umumnya orang kampung. Lugu, tetapi tampak percaya diri.

Cowell menanyainya dengan sinis, ”Ke mana saja selama ini dan mengapa baru ikut ajang ini sekarang?”

Boyle yang mengaku belum menikah, bahkan belum pernah dicium seorang pria, itu menjawab dengan penuh rasa percaya diri. ”Selama ini saya tidak pernah memiliki kesempatan untuk tampil dalam acara pencarian bakat seperti ini.”

Cowell bertanya lagi. ”Anda ingin menjadi seperti siapa?”

Boyle dengan penuh gaya mengatakan ingin menjadi seperti Elaine Paige, aktris sekaligus penyanyi terkenal Inggris yang kiprahnya sangat diakui pada pertunjukan teater musikal. Dia pun menggoyang-goyang pinggulnya yang besar untuk meyakinkan Cowell yang memandangnya dengan ”sebelah mata” pada awalnya.

Akan tetapi, ketika dia mulai menyanyikan lagu I Dreamed a Dream yang diambil dari kisah drama musikal Les Miserables, semua mata pun terbelalak, termasuk ketiga juri Britain’s Got Talent malam itu, yaitu jurnalis dan pembaca acara televisi Piers Morgan, aktris Amanda Holden, dan Simon Cowell. Sejumlah penonton yang berada di studio pun spontan bertepuk tangan sambil berdiri, memuji tinggi-tinggi suara Boyle yang memang sangat apik dan enak didengar.

Cowell yang biasanya terlihat tak acuh pun, malam itu, meletakkan kedua tangan untuk menopang dagunya. Beberapa kali dia menggelengkan kepala, seolah tak percaya dengan ”keajaiban” dari sambutan itu.

Langsung berubahRead More »

Samburakat Fire Ground

Pada pelaksanaan IFRC 14 tahun ini, PT. Berau Coal membangun Fire Ground yang merupakan sarana latihan yang terintegrasi yaitu mulai dari lapangan untuk pelathan kebakaran, smoke chamber, sampai tower untuk pelatihan bekerja/rescue di ketinggian, berikut data nya:
– P X L : 15 X 6 M
– Terdiri dari 2 lantai dengan tangga naik samping & vertical ladder
– Tinggi menara 15m terdiri dari 5 lantai, struktur H beam
– Lantai dasar terdiri dari 5 ruangan dan lantai 1 sebanyak 4 ruangan
– Luas lapangan: 50 x 50 m, cor beton

berikut beberapa gambar bangunan Samburakat Fire Ground:

posisi anchor & lantai