Indonesian Fire & Rescue Challenge

Lambang IFRC

Setiap tahun beberapa perusahaan tambang, migas dan energy berkumpul untuk berkompetisi, berlomba dalam bidang penyelamatan atau penanganan suatu kecelakaan, ketiga industry tersebut memiliki resiko yang sangat tinggi sehingga diperlukan penanganan khusus untuk itu. Dengan membentuk Emergency Response Team (ERT) atau Emergency response Group (ERG) sebagai tim yang selalu siap selama 24 jam dalam penanganan setiap keadaaan Emergency/ darurat

Indonesia Fire & Rescue Challenge merupakan kalender rutin setiap tahun yang diadakan oleh oleh Board of Committee Fire & Rescue Indonesia dengan pimpinan saat ini adalah M.S. Marpaung bekerjasama dengan BASARNAS.dan Departemen ESDM .

IFRC

Kegiatan ini merupakan ajang informasi bagi para rescuer atau tim penolong untuk memperdalam kemampuan teknik penanganan keadaan darurat serta pertolongan pada korban .

Sejarah IFRC
Sejarah IFRC Dimulai saat PT. Kaltim Prima Coal pada tahun 1994 mengikuti Australian Open Cut Mine Rescue di Hunter Valley North of Sidney, setahun berikutnya pada tahun 1995 para pakar rescue Indonesia berkumpul dan merumuskan suatu wadah dan Indonesia Fire & Rescue Comitee terbentuk kemudian dibuat konsep pelatihan Fire Rescue oleh: ESDM, BASARNAS, Rescue & Safety Training Experts di Jakarta yang konsepnya berupa tantangan bukan kompetisi sebagai media pembelajaran/ sharing/ benchmark antar perusahaan. Umum nya IFRC melaksanakan 7 kasus: Motor Vehicle Accident, High angle rescue, water rescue, jungle rescue, Fire & Search rescue, dll , dengan para Juri adalah pakar dari berbagai negara, Indonesia, UK, USA, Australia.

Pelaksanaan IFRC
Pada setiap pelaksanaan IFRC hasir kurang lebih 20 tim Rescue/ Fire Team dari beberapa perusahaan tambang, migas, energy Nasional, seperti: PT. Kaltim Prima Coal, Freeport Indonesia, Arutmin Indonesia, Adaro, ANTAM, Total fina elf, VICO Indonesia, Newmont Nusa Tenggara, Paiton phase I & II, Berau Coal, dll

Sampai saat ini IFRC telah dilaksanakan 16 kali dengan penyelenggara bergantian antara perusahaan tambang dan migas, dan yang ke 14 akan dilaksanakan di PT. Berau Coal, Kab. Berau KALTIM pada Bulan September 2011…….amolee

Host Pelaksana IFRC

Host IFRC

Teknis Lomba
Indonesian Fire & Rescue Challenge memperkenankan tim untuk menangani insiden sementara tim lain dapat menyaksikan dan belajar darinya. Setiap tim selanjutnya diberikan skenario yang sama dengan menerapkan prosedur dan teknik yang berbeda, semuanya akan dinilai, sedikit berbeda untuk NFRC, National Fire & Rescue Competition, dikarenakan ini adalah kompetisi maka tim yang tidak bertanding dilarang keras untuk menyaksikan tim lain berlomba, setiap tim akan dikarantina dan baru akan dipanggil bila tiba saatnya.

Dalam kompetisi setiap tim diangggap sebagai tim sedang berjaga dan tiba-tiba mendapatkan panggilan darurat dan harus segera tiba di TKP dengan tim, peralatan dan kemampuan yang ada.

Pada setiap lomba setiap tim diminta untuk melakukan penyelamatan dalam waktu < 30 menit, dan setiap langkah penyelamatan akan dinilai seperti Scene size up, evakuasi, reporting, Safety rule, dll, tim yang mendapat nilai paling tinggi akan menjadi juara, dan dari 8 lomba akan ditentukan juara umum berdasarkan perolehan piala juara I.

Selain piala terdapat beberapa penghargaan kepada tim atau personil, yaitu: Best Performance, Best Improvement Team, Best Captain, Best Fireman, dll

Berikut adalah beberapa lomba yang dilaksanakan dalam IFRC:

This slideshow requires JavaScript.

Lambang IFRC

Selalu menjadi pertanyaan, mengapa lambing IFRC adalah binatang gajah, berdasarkan penjelasan dari pimpinan BOD IFRC bp.MS Marpaung, gajah adalah binatang yang melambangkan kekuatan, keanggunan dan semangat pantang menyerah, dan termasuk binatang yang sangat membenci api, bila ada api maka gajah akan berusaha memadamkannya, hal ini sesuai dengan semangat fireman sejati yang akan selalau melakukan yang terbaik dengan segala upaya hinga penanganan kecelakaan dapat ditangai dengan segera.

EO dan LO
Sejak tahun 2006 saat pelaksanaan IFRC ke 10 di TOTAL Fina Elf Senipah, konsep pelaksanaan acara IFRC menggunakan Event Organizer (EO) sehingga pelaksanaannya menjadi lebih rapi dan profesional terlebih dengan adanya Liason Officer yang terdiri dari gadis-gadis cantik yang professional sehingga setiap tim yang didampingi akan sangat merasa berterima kasih dengan adanya LO sebagai petugas penghubung.

Peran ERG peserta IFRC dalam Bencana Nasional
Hampir seluruh tim yang berlomba di IFRC memiliki peran dan andil yang tidak sedikit dalam ikut membantu penanganan Bencana di Indonesia, sbeberapa bencana nasional seperti di Aceh, Jakarta, Mentawai, Wasior, Padang, Jogjakarta setiap tim dari perusahaan tambang tersebut selalu hadir, dan menjadi garda terdepan dalam setiap penanganan terutama bila terdapat korban.

ERG ESDM di Jogjakarta
Advertisements

7 thoughts on “Indonesian Fire & Rescue Challenge

  1. sip bro????,,,, photo2 nya selalu memberikan semangat walau tidak sekuat dulu lagi seiring bertambahnya usia tetapi tetap semangat dan selalu rindu ingin kembali ke setiap ke IFRC selamat berjumpah lagi di indominco

    sahir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s