Liason Officer @ IFRC

They’re beautiful..Sexy…&  Professional….
Begitulah beberapa persepsi tentang LO pada pelaksanaan IFRC, konsep menggunakan LO sebagai penghubung tim peserta IFRC diperkenalkan sejak IFRC ke 10 di Total E & P pada tahun 2006, dan sampai saat ini konsep tersebut masih dipertahankan. Keberadaan LO merupakan bumbu pemanis yang selalu ditunggu setiap tim peserta, setiap tahun para peserta menunggu dengan antusias undian yang diselenggarakan EO apakah mereka akan mendapatkan LO yang baik atau tidak (baik dalam artian Profesionalitas)

Tidak dapat dipungkiri, keberadaan LO yang cantik diantara para lelaki keras (Rescuer) tentu akan menghadirkan persepsi baik positif maupun negatif..yaa namanya juga lelaki, ada gadis cantik didepan mata tentu akan ada usaha-usaha pendekatan secara personal, yang kadang-kadang mengakibatkan sedikit guncangan pada hubungan antar pesonil tim.

Lima kali mengikuti IFRC membuat saya cukup memahami cara kerja dan tabi’at para LO serta hubungannya dengan tim, pada IFRC tahun ini di Berau, sebagai tuan rumah, saya berusaha memberikan sedikit pengertian tentang bagaimana berhubungan dengan tim kepada para LO, salah satu nya adalah: bila LO bisa bersikap Profesional dan baik terhadap para tim maka tim kan memperlakukan LO nya dengan sangat baik, lebih dari yang para LO harapkan, tapi bila LO nya tidak profesional, maka bisa jadi salah satu kondisi terburuk tim akan meminta ganti atau malah mengembalikan LO kepada panitia penyelenggara…kasian kan.Read More »

Advertisements

Scenario Lomba IFRC 14 tahun 2011 PT. Berau Coal

Sesuai hasil dari Technical Meeting IFRC 14 yang dilaksanakan pada tanggal 19-20 Juli 2011 di Hotel Mesra International Samarinda, berikut skenario setiap Challenge yang akan di pertandingkan :

Collapsed Structure Search & Rescue

  • Seorang karyawan dikabarkan terperangkap dalam sebuah bangunan runtuh di daerah samburakat dalam keadaan hidup . Saat tim anda mencoba mengeluarkan pasien terjadi gempa susulan yang menyebabkan bangunan tersebut runtuh dan akses masuk dari sisi B berdasarkan sketsa menjadi tertutup
  • Akibat dari gempa susulan tersebut menyebabkan tiga (3) ERT yang ditugaskan terperangkap dalam keadaan selamat.
  • Berdasar data dari seorang engineer yang membangun gedung tersebut bahwa akses yang terdekat untuk menyelamatkan team anda dan korban adalah dari sisi B, dinding yang terbuat dari beton bertulang

PENGUJI AKAN MENILAI:

  • Apakah Kapten Team menentukan tugas masing-masing anggota team sebelum operasi penyelamatan dimulai
  • Mengembangkan suatu action plan untuk melaksanakan pencarian berdasarkan sketsa dilapangan
  • Menempatkan tanda yang sesuai sebagai informasi adanya korban yang masih hidup
  • Menggunakan teknik yang sesuai untuk menembus dinding beton bertulang

High Angle Rescue

  • Suatu kendaraan ringan jatuh dari tanggul yang curam dan mendarat dalam keadaan terbalik.
  • Satu-satunya akses ke kendaraan tersebut adalah menuruni tanggul dan langsung ke atas kendaraan (Level 5)
  • Kendaraan jatuh dari ketinggian kurang lebih 14 meter.
  • Stabilitasi korban penting namun teknik turun (descending) dan pengangkatan (Lifting/Raising) adalah yang utama.
  • Satu-satunya jalan keluar adalah kembali naik ke atas tanggul (Tower Level 5)
  • PENGUJI AKAN MENILAI
    • Keselamatan setiap saat
    • Respons cepat tanpa berlari
    • Apakah ada petugas bersandar pada handrail tanpa menggunakan Pelindung Jatuh
    • Double Anchor Points yaitu sebagai cadangan untuk primary Anchor Point
    • Penyelamatan menggunakan dua tali pada petugas dan/atau pada korban
    • Alat Penghenti Otomatis (tidak menggunakan Figure of Eights atau yang setara)
    • Stretcher Harness yang sangat aman/kuat
    • Pengangkutan yang tenang, mantap dan mudah
    • Bekerja di dekat tim lain dan bagaimana tim menghormati tim lain tersebut akan menjadi faktor dalam penilaian
    • Challenge akan di mulai di lantai dasar dan di  Equipment Staging Point
    • Challenge selesai setelah korban diangkut ke Level 5 dan dilepaskan dari tali pengangkut

     

Mass Casualty Response

  • Sekelompok pejalan kaki ditabrak oleh kendaraan 4wd
  • Diduga pengemudi mengalami serangan jantung sehingga kehilangan kendali dan menabrak pejalan kaki tersebut
  • Korban diperkirakan terdiri dari kurang lebih 10 orang, cedera yang bervariasi antara lain; cedera tulang belakang (spinal), Cedera pada kaki, dada dan seorang anak bayi mengalami gagal jantung
    • PENGUJI AKAN MENILAI:
      • Apakah Kapten Tim melakukan scene size up
      • Apakah Kapten Team menentukan tugas masing-masing anggota team sebelum operasi penyelamatan dimulai
      • Apakah Kapten Tim merencanakan pertolongan korban berdasarkan prioritas (TRIAGE). Menggunakan kartu triage dengan benar

       

Motor Vehicle Accident

  • Seorang operator kendaraan ringan sedang mengantar dua (2) orang karyawan kerja tujuan kolam renang
  • Saat di perempatan jalan, tiba-tiba kendaraan kecil berbelok kekanan dan menabrak bagian depan wheel grader menyebabkan 1 orang penumpang terjepit dan 2 lainnya tidak sadarkan diri
    • PENGUJI AKAN MENILAI
      • Apakah Kapten Tim memastikan lokasi aman dan melakukan scene size up sebelum melaksanakan pekerjaan
      • Apakah Kapten Tim melakukan pembagian tugas kepada anggotanya sebelum memulai pekerjaan
      • Apakah korban diberikan pertolong medis yang sesuai
      • Apakah proses ekstrikasi korban dilakukan dengan selamat

Fire Fighting

  • Tiga (3) orang karyawan sedang melakukan audit inventarisasi di sebuah warehouse, dimana mereka tidak biasanya bekerja di tempat tersebut.
  • Satu diantara 3 karyawan tersebut, nampak gelisah, dan berlari dari gedung tersebut dan akhirnya roboh di pintu keluar/masuk warehouse.
  • .Seorang petugas security melihat karyawan yang roboh tersebut dan segera memberitahu Emergency Response Team
  • Ketika security berusaha untuk membangkitkan karyawan tersebut, dia melihat asap dari warehouse , kemudian security mengeluarkan karyawan menjauh dari jalan masuk.
  • Dalam keadaan setengah sadar korban memberitahukan kepada security bahwa masih ada dua (2) orang rekannya yang berada di dalam warehouse.
  • ERT tiba dilokasi
    • PENGUJI AKAN MENILAI:
      • Apa Kapten Team segera mengamankan area dan melakukan scene size up
      • Apakah Kapten mempertimbang cuaca sebelum menentukan staging area
      • Apakah Kapten berusaha mendapatkan informasi dari petugas security
      • Apakah Kapten secara efektif memberikan tugas kepada anggota Teamnya
      • Apakah korban diberikan pertolongan pertama yang sesuai
      • Apakah dekontaminasi dilakukan dengan benar
      • Apakah lokasi dipastikan telah aman/safe sebelum ditinggalkan

Underwater Rescue

  • Anda mendapat informasi bahwa seorang penyelam terpisah dari rekan penyelam yang sedang melakukan latihan selam di Taman Laut Derawan.
  • Saat ditemukan kondisi penyelam dalam keadaan pingsan pada kedalaman ± 8 meter, tim anda diminta untuk melakukan pertolongan/penyelamatan penyelam tersebut
    • PENGUJI AKAN MENILAI:
      • Melakukan perencanaan penyelaman
      • Melakukan pemeriksaan keselamatan sebelum penyelaman
      • Mendemostrasikan cara masuk ke air yang dalam
      • Mendemonstrasikan 5 tahap untuk turun di dalam air
      • Mendemonstrasikan penggunaan kompas
      • Mendemonstrasikan penanganan pasien di dalam air
      • Mendemonstrasikan 5  tahap naik ke permukaan air
      • Mendemonstrasikan penanganan pasien di permukaan air
      • Mendemonstrasikan cara keluar dari dalam air
      • Mendemonstrasikan penanganan jalan napas saat pasien di boat(Penanganan jantung jika diperlukan)
      • Membuat laporan pasien

       

Firefighter Fitness drill

Firefighter Competency test

Berau Coal Gelar Standby Force

MUSIBAH tak bisa diprediksi. Celakanya, intensitas musibah, baik di darat, laut, maupun udara semakin tinggi. Jenis musibahnya juga semakin kompleks. Banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Mulai kegagalan teknologi, faktor alam, hingga human error. Yang pasti, selalu ada korban didalamnya. Dan penanganan korban itu membutuhkan kemampuan yang spesifik. Untuk itu PT Berau Coal (BC) bersama pihak kepolisian adakan latihan bersama tanggap darurat atau dengan istilah standby force, dalam mengatasi penyelematan korban yang terkena musibah. Tujuan latihan itu tidak lain untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan atau kompetensi yang telah dimiliki oleh tim keamanan dalam bersiaga, siap operasi setiap saat, dan harus memiliki skill yang mampu. Beberapa materi yang didalami meliputi peningkatan kondisi fisik, penanganan kecelakaan kendaraan, jungle rescue, water rescue, high angle rescue, dan heli rescue. Peningkatan kondisi fisik mencakup latihan peningkatan sistem kardio vaskuler; latihan peningkatan kecepatan, kekuatan dan daya tahan otot. High angle rescue (pertolongan di ketinggian/medan vertical) meliputi tali dan simpul, penggunaan tripod dan larkin rescue frame, anchoring/belaying, ascend dan descend (menaikan dan menurunkan korban), serta exercise. ”Metode latihan berupa simulasi dan kompetisi yang menitikberatkan pada aspek penanganan kecepatan bertindak tanpa mengesampingkan keutamaan faktor keselamatan agar terbentuk keterampilan yang cepat, tepat dan aman.from:http://www.kaltimpost.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=50561

ISPS Code Excercise 2009 PT. Berau Coal

IMG_4723International Ship and Port Security Code atau yang lebih dikenal ISPS Code adalah Koda Internasional Managemen Keamanan Kapal dan Fasilitas Pelabuhan seperti yang tercantum pada Chater XI-2 SOLAS 74.
ISPS Code ini bersifat Mandatory dan berlaku secara International yang
diterapkan terhadap kapal pelayaran Internasional dan Fasilitas Pelabuhan yang melayani Kapal International yang mulai berlaku sejak 1 Juli 2004.

Berau Coal Adakan Pelatihan Pengamanan di Laut (Kaltim Post, 12 Ags 2009)

IMG_4901TANJUNG REDEB – Setelah sukses di Tarakan bulan lalu, PT Berau Coal kembali menggelar pelatihan Internasional Ship and Port-Fasility Security Code (ISPS Code) III yang dilaksanakan selama dua hari, 11-12 Agustus. Kegiatan itu dibuka Bupati Berau Makmur HAPK bersama Presiden Direktur PT Berau Coal Bob Kamandanu, dan dihadiri unsur Muspida Berau di Hotel Bumi Segah Tanjung Redeb, kemarin.Read More »

IFRC 12 tahun 2009, PT. Newmont Nusa Tenggara, Batu Hijau

iin senduIFRC 12 tahun 2009 telah usai…
Selamat untuk tim PT. Freeport Indonesia yang sekali lagi menunjukkan prestasinya dengan menjadi Juara umum dan dilengkapi dengan terpilihnya Edo (edward) menjadi the best captain.

Banyak cerita, kejadian, moment selama lomba yang dilaksanakan disana, water rescue yang sangat bersemangat, Vertical rescue yang sangat  mengerikan (tinggi banget), warehouse fire yang sangat melelahkan dan seterusnya…

Para Juara dari setiap nomor lomba telah menunjukkan performance yang sangat baik sehingga menjadi contoh yang baik bagi setiap tim yang belum mendapatkan juara/ throphy, tim-tim seperti tim Kmi (PT. Berau Coal) masih harus banyak   belajar, dimana sebagai tim pemula target kami adalah belajar dengan melihat dunia luar dan apa yang kami dapatkan selama mengikuti lomba ini menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk kami bawa pulang kembali ke Berau. Foto – foto bisa di: http://picasaweb.google.com/danan97

pak yanto_PT BA expert Rescue

Indonesian Fire & Rescue Challenge XII (2)

Sejarah IFRC  Picture3Dimulai saat PT. KPC pada tahun 1994 mengikuti Australian Open Cut Mine Rescue di Hunter Valley North of Sidney, dimana pada tahun 1995 para pakar rescueIndonesia berkumpul dan merumuskan suatu wadah dan  Indonesia Fire & Rescue Comitee terbentuk kemudian dibuat konsep pelatihan Fire Rescue oleh: ESDM, BASARNAS, Rescue & Safety Training Experts di Jakarta yang  konsepnya berupa tantangan bukan kompetisi sebagai media pembelajaran/ sharing/ benchmark antar perusahaan. Umum nya IFRC melaksanakan  7 kasus:  MVA, High angle rescue, water rescue, jungle rescue, Fire & Search rescue, dll dan para Juri adalah pakar dari berbagai negara, Indonesia, UK, USA, Australia. Lebih lengkap tentang IFRC klik : http://ifrc12.com

Sampai saat ini IFRC telah dilaksanakan 11 kali dengan penyelenggara bergantian antara perusahaan tambang dan migas, dan yang ke 12 akan dilaksanakan di PT. Newmont Nusa Tenggara Batu Hijau pada tanggal 21-28 Juli 2009, dan telah dilaksanakan 2 kali competition, berikut daftar penyelenggara selama ini :Read More »